Jumat, 27 Juli 2012

Kasih Tertahan

kala mawar tak lagi berduri
kala langit tak lagi berbintang
disitu aku berdiri
sambut kasih tak datang

sadari dirimu mengambil kisah syahdu
melambai kesana kemari hilangkan ragu
duduk memandang diriku yang memandang kaku
tak tahu darimana dan kemana suara membisu

tertekam oleh jari jemari sendiri
tak kutik

langkah jauh tak terfikirkan oleh sembarang insan
hanya tahu
sekedar tahu
tanpa memahami uluran kasih tertahan

mari,
mari,
kilatan cahaya mengarah
ikuti kemana kaki melangkah
jalan terjal berjurang
daki dengan penuh juang
tak ada kata menyerah
hanya untuk para pecundang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar